AMAIR Luncurkan Buku Tentang Suku Sawang

Oleh Wahyu Kurniawan*)

Kulek Terakhir, Sebuah Pengantar Sejarah Suku Sawang Gantong adalah sebuah buku yang membuka jalan bagi banyak pihak yang tertarik pada komunitas Suku Laut di Pulau Belitung, khususnya di Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur.
  
Secara harfiah, Kulek adalah nama dari sebuah perahu khas yang dulu digunakan oleh Suku Sawang untuk mencari nafkah. Setelah melalui sejarah yang panjang, jumlah perahu itu sekarang hanya tersisa satu unit saja. Kulek Terakhir yang dipilih sebagai judul buku ini menjadi kiasan dari sebuah kehidupan Suku Laut kontemporer yang justru hidupnya jauh dari laut. 

Buku ini akan mengurai riwayat penyebab tercerabutnya Suku Sawang dari laut. Penulisannya menggunakan pendekatan jurnalistik. Pernyataan orang-orang terdahulu tentang Suku Sawang sebisa mungkin dikonfirmasi pada generasi yang masih ada saat ini. Pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, penelitian pendapat dan kepustakaan serta wawancara. Sumber refrensi tertulis juga diperoleh lewat penelusuran sejumlah media di internet. 

Penelitian pendapat merupakan hasil elaborasi penulis selama menjadi wartawan yang membidangi sejarah dan budaya. Hasilnya itu bisa dilihat dalam bentuk tabulasi dan simpulan yang memudahkan pembaca melihat hubungan dari masa ke masa tentang riwayat Suku Sawang Gantong.

Tentu terdapat sejumlah kekurangan dalam penulisan buku ini. Salah satunya adalah sumber-sumber berbahasa Belanda kuno yang masih diterjemahkan secara bebas. Kedalaman dari setiap konteks masalah dalam penulisan buku ini juga masih perlu ditingkatkan pada masa-masa mendatang.

*) Journalist, penanggungjawab online Harian Pagi Pos Belitong