Program Peduli-Kemitraan Tampilkan Produk Komunitas di Acara PeSoNa

Ny. Misnah di Stand Kemitraan-Program Peduli. Photo by Mering

Jakarta- Program Peduli Pilar Masyarakat Adat menampilkan sejumlah produk lokal buatan komunitas adat pada  festival Peruhutanan Sosial Nusantara (PeSoNa) yang dihelat pada 6-8 September 2017 di Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup, Jakarta.
“Tidak semua produk komunitas bisa dipamerkan, dan kita mobilisasi yang paling dekat dengan Jakarta,” kata  Project Manager Peduli, Kemitraan, Moch Yasir Sani, Rabu (7/9). 

Produk-produk yang dipamerkan kata Sani, juga tematik  karena PeSoNa sendiri merupakan ajang pertemuan antar stakeholder(Kementerian/Lembaga, NGO/LSM, dunia usaha, Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial, Kelompok Tani/Masyarakat) yang bergerak di bidang Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan sekaligus untuk mempromosikan hasil kerja yang telah dicapai selama ini.

Meskipun membuka stand sendiri untuk menampilkan produk-produk komunias dalam project Kemitraan lainnya, namun Kemitraan secara khusus menampilkan produk dari Baduy, yang merupakan komunitas adat Dampingan Rimbawan Muda Indonesia (RMI).

Melalui RMI, kemitraan menghadirkan Ny. Misnah, salah seorang penenun yang juga penggerak kelompok penenun perempuan di Baduy. Misnah menggelar  produk madu, tenun, pakaian khas baduy dan berbagai pernak-pernik produk kebudayaan Baduy yang berasal dari pengelolaan hutan adat yang mereka pertahankan selama ini. 

Selain menggelar produk-produk Baduy, Ny. Misnah juga memperagakan langsung caranya menenun Perempuan Baduy, sehingga menarik banyak perhatian pengunjung.
Albert, satu dari sekian ramai pengunjung stand Kemitraan mengatakan bahwa pameran yang memberikan citra rasa khas produk-produk masyarakat yang masih hidup di dalam dan di sekitar hutan, atau komunitas yang memanfaatkan hutan, dirasakan sangat menarik untuk melihat bagaimana sesungguhnya hubungan dan relasi komunitas tersebut dengan hutan di sebagai kampung di Indonesia.