Musik Tehyan, Ikon Kampung Budaya Tehyan

 


Komunitas Cina Benteng merupakan komunitas adat Etnis Tionghoa yang berada di dusun Sewan Lebak Wangi, Kota Tangerang. Berbeda dengan mayoritas etnis Tionghoa di Indonesia yang kuat dari segi ekonomi, komunitas Cina Benteng dalam posisi sebaliknya. Tingkat ekonominya lemah, sedangkan hubungan sosial dan politik mereka marjinal. Lebih buruk lagi, tanda status kewarganegaraan mereka, seperti KTP dan Akta Lahir, tidak mudah didapatkan. Dan berbagai kebijakan jaring pengaman sosial, seperti beras miskin dan kartu kompensasi kenaikan BBM, tidak mudah diakses.

            Program Peduli – Kemitraan bersama dengan Pusat Pengembangan Sumber daya Wanita (PPSW) Jakarta melakukan pendampingan berupa pemberdayaan dan pengorganisasian kepada kelompok perempuan Cina Benteng. Program Peduli telah berhasil menfasilitasi kelompok masyarakat Cina Benteng menjadi kelompok masyarakat yang berdaya dan mandiri. Saat ini, masyarakat Cina Benteng telah diakui keberadaannya oleh pemerintah setempat. Hal ini dibuktikan dengan kemudahan akses atas hak pelayanan dasar yang berupa administrasi kependudukan berupa KTP, Kartu keluarga (KK), dan Akte Lahir bagi masyarakat Cina Benteng yang difasilitasi oleh Koperasi Lentera Benteng Jaya.

            Pemimpin perempuan Koperasi Lentera Benteng Jaya bersama PPSW Jakarta juga telah berhasil membangun sinergi dan kerja sama dengan forum stakeholder di tingkat kelurahan, kecamatan, dan forum stakeholder kunci di tingkat kota, dan telah menyepakati usulan program bersama untuk mewujudkan Kampung Wisata Budaya Tehyan. Dalam proses membangun kampung wisata budaya Tehyan melibatkan partisipasi warga mulai dari proses perencanaan membuat desain gambar dan market sampai pengelolaan. Kampung wisata budaya Tehyan juga mengembangkan kesenian khas Cina Benteng, yaitu Tari Cokek Sipatmo dan musik Tehyan.

            Musik Tehyan sebagai salah satu ciri khas dalam kampung budaya masih perlu dikampanyekan lagi. Maka PPSW Jakarta mengadakan kegiatan belajar musik Tehyan untuk perempuan Cina Benteng. “Saya senang dan bangga bisa ikut belajar musik Tehyan yang diadakan oleh Program Peduli, apalagi yang mengajar bapak dosen IKJ, sangat wooow banget. Semoga kami bisa membanggakan  dan kampung tehyan lebih dikenal lagi, kata Henny salah satu peserta pelatihan musik Tehyan.

            Kegiatan perempuan belajar musik Tehyan ini dilaksanakan 8 kali pertemuan setiap hari selasa dan kamis di aula kantor Kelurahan Mekarsari. Kegiatan ini diikuti oleh 10 orang perempuan pengurus koperasi Lentera benteng Jaya dan Kelompok sadar wisata kampung Budaya Tehyan. Perempuan Cina Benteng sangat antusias dan bersemangat mengikuti pelatihan menghafal not dan memainkan lagu kicir-kicir. “Ibu-ibu ini patut diapresiasi dan dapat jempol. Semangatnya luar biasa dan pantang menyerah untuk terus belajar dan berlatih,” tutur Imam sebagai Guru pengajar dari IKJ.

            Kegiatan ini ke depannya akan terus dilanjutkan agar bisa memberikan keterampilan kepada perempuan Cina Benteng. Selain itu, musik Tehyan diharapkan bisa menjadi salah satu ikon dan daya tarik kampung budaya Tehyan di Kelurahan Mekarsari, Kota Tangerang. (shabs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih bagi yang telah meninggalkan momentar positif bagi kami